Trimester ketiga adalah sesi terkahir dari rangkaian panjang penantian ibu hamil. Bagi calon ibu, bulan-bulan terkahir biasanya diwarnai perasaan suka cita. Karena, bayi di dalam kandungan dianggap sudah cukup matang untuk dilahirkan.
Di samping perasaan suka cita, pada trimester ketiga ini ibu hamil juga menjadi lebih sering melamun dan berimajinasi. Terkadang lamunannya bercampur aduk dengan perasaan gelisah jelang melahirkan. Tak jarang, kegelisahan yang dialami muncul dalam bentuk mimpi atau fantasi ibu hamil. Nah, dari pengataman para ahli, ini dia 5 mimpi atau fantasi yang sering menghantui ibu hamil pada trimester ketiga. Apa artinya?
1. Kehilangan keinginan untuk bercinta, merasa suami tidak tertarik lagi pada Anda, serta suami bercinta dengan wanita lain. Ini adalah mimpi dan fantasi yang mengekspresika kegelisahan ibu hamil terhadap perubahan penampilannya. Ia takut bentuk tubuhnya tidak akan kembali seperti sedia kala, sehingga suami akan meninggalkannya.
2. Terkunci dalam sebuah lorong, mobil, atau ruang tertutup, tenggelam di kolam renang atau danau, serta mimpi dana fantasi lainnya yang mengekspresikan kegelisahan ibu hamil akan kemungkinan dirinya terikat, sekaligus kehilangan kebebasan, karena kehadiran anak.
3. Kehilangan sesuatu, lupa memberi makan bayi, tidak menepati janji dengan dokter, pergi berbelanja dan meninggalkan bayi di pusat perbelanjaa, kehilangan kunci mobil. Semua ini mengekpresikan kegelisahan terhadap kemungkinannya gagal berperan menjadi ibu yang baik.
4. Diserang atau dilukai oleh penjahat atau binatang, jatuh dari tangga karena didorong oleh seseorang atau terpeleset. Mimpi dan fantasi seperti ini menunjukkan calon ibu menjadi obyek atau korban. Ia gelisah, karena merasa tidak berdaya terhadap kehamilannya.
5. Kehidupan keluarga dengan bayi, bercanda dengan si kecil, dan hal-hal yang menyenangkan berkaitan dengan bayi menggambarkann kesiapan ibu hamil menyongsong kelahiran anak yang diidam-idamkannya.